28 May, 2008

Hari ini kantor saya di Balikpapan resmi dilikuidasi [baca: bubar], lebih tepatnya merger dengan unit lain. Untuk sementara saya dan sebagian pegawai lainnya menempati kantor baru di Tarakan.
Sekedar informasi, walaupun Balikpapan-Tarakan masih dalam satu provinsi yaitu Kalimantan Timur tapi untuk ke Tarakan memerlukan waktu satu jam perjalanan udara. Cukup jauh, itu hampir sama saja perjalanan saya pulang Balikpapan-Surabaya yang memerlukan waktu 1 Jam 15 Menit.
Kaltim merupakan provinsi terluas kedua di Indonesia dengan luas satu setengah kali luas Pulau Jawa+Madura.
Kalau di lihat di peta, Tarakan berdekatan dengan perbatasan Malaysia, artinya kalau terjadi perang dengan Malaysia, tarakan akan menjadi sasaran bom pertama.
…sekarang masih beres-beres pindah kantor, tentu juga pindah rumah.
Karena di Tarakan statusnya sementara, perlengkapan perang seperti PC, printer , bantal, guling dan sejenisnya dikirim ke Surabaya.
Beberapa minggu kedepan kemungkinan aktifitas online stop dulu sampai urusan pindahan rumah dan kantor kelar. Apalagi sepertinya di Tarakan Telkomsel dan Indosat belum 3.5G, starone juga belum ada. Padahal itu andalan untuk online selama ini.
Tags:balikpapan, merger, mutasi, perlengkapan kantor, tarakan
13 Apr, 2008
Dari judul berita detikinet hari ini: ‘Silakan Turun dari Pesawat Jika Ponsel Masih Aktif‘ saya pikir kejadian di luar negeri. Salah, ternyata kejadian di Indonesia. Benar, LUAR BIASA.
Yaitu Mandala rute Jakarta-Denpasar yang transit di Yogyakarta , menurunkan satu penumpangnya di Yogyakarta yang tidak mengindahkan teguran dari awak kabin untuk mematikan telepon genggam selama berada di dalam pesawat.
Sebagai pengguna rutin jasa penerbangan Surabaya-Balikpapan dan sebaliknya, mengingat kerja di Balikpapan sementara keluarga, istri dan anak-anak tercinta, di Surabaya, bagi saya adalah pemandangan wajib melihat penumpang melakukan kegiatan komunikasi dengan hape, padahal waktu di ruang tunggu nggak ngapa-ngapain. Peringatan dari awak kabin yang sabar dan cantik tidak ada artinya.
“…aku wis njero pesawat“,
“…ini sudah di pesawat jemput ya..“,
“Hai apa kabar? lama nggak ketemu, sorry gue lagi boarding nanti disambung lagi”
Berita ini sungguh menyenangkan, ada harapan perusahaan penerbangan akan lebih profesional. 
Tags:balikpapan, handphone, hape, mandala air, Ponsel, surabaya
27 Aug, 2007
Hampir setahun aku di Balikpapan, selama itu pula aku ninggalin hobi nongkrong di toko komputer .
Dulu, dulu banget…, suka nongkrong di toko komputer di Glodok. Setelah peristiwa kerusuhan 97 pindah tempat nongkrongnya yaitu di Dusit Mangga2.
Nah ketika pindah ke Surabaya dapat juga tempat nongkrong yang asyik, di HiTech Mall (THR).
Sekarang di Balikpapan…. gak ada pren! kecuali di laut
Kasihan PC-ku sudah terlihat tua, lama gak ganti VGA, motherboard, memori, soundcard, prosesor, casing, ….
Tags:balikpapan, glodok, hi tech mall, jakarta, komputer, mangga dua, pc, surabaya
21 Aug, 2007
Udah hampir setahun gue di Balikpapan.
Satu per satu temen kantor mutasi, balik ke Jakarta.
Nunggu giliran…
Andai boleh memilih, jangan ke Jakarta lagi.
Cukup sudah…
Tags:balikpapan, jakarta, mutasi
4 Jul, 2007
Aku barusan mencoba menggunakan layanan internet broadband 3.5 G dari Indosat (bukan IM2) yang menjanjikan kecepatan hingga 2,6 Mbps. Ambil Paket Light kuota 1 GB biaya bulanan Rp 350.000 tambahan usage Rp 0,5/KB.
Karena masih promo, maka 3 bulan pertama hanya bayar Rp. 1,- tetapi harus beli Data Card seharga Rp 2.190.000 untuk modem PCMCIA merek Huawei E620.
Saat pertamakali aktif langsung aku test kecepatannya di:
http://bluefield.speedtest.frontiernet.net/
http://bwmeter.i2.co.id/meter.php
Hasilnya tidak mengecewakan, rata-rata speednya 1,2 Mbps untuk lokasi di daerah Balikpapan Center, Balikpapan, Kalimantan Timur.


Minggu depan aku test di Surabaya…
Tags: